Swara Purwojati. Pelaksanaan kegiatan kepramukaan di kecamatan Purwojati yaitu Lomba Tingkat II Purwojati telah usai, namun demikian masih meninggalkan ketidakpuasan para peserta kepramukaan tersebut, karena panitianya masih mempunyai budaya ketidakjujuran dan kedustaan, Panitia LT sering melakukan hal-hal yang sangat bodoh dan rendah bagi pendidikan anak , karena mereka menghalalkan berbagai cara hanya untuk memenangkan sekolah tertentu.
Pramuka harusnya sebagai sarana untuk pendidikan karakter baik abgi peeserta didik juga para pembinanya namun yang terjadi dan sudah menjadi budaya adalalah saingan yang tidak sehat , sehingga yang ada hanya untuk memenangkan sekolahnya bukan untuk mendidik anak.
Bila lomba seperti ini akan terus dilakukan untuk tahun-tahun kedepan dan masih memnggunakan cara-cara lama , yaitu membiarkan panitia dihinggapi budaya ketidakjujuran danorang-orang yang tidak bermoral , tidak bermutu dan bermental sangat randah sudah tidak pantas lagi menjadi panitia.
Kurikulum 2013 menekankan dan mengutamakan pendidikan sikap, lalu ketrampilan baru pengetahuan berarti penekanan pendidikan sikap sangatlah penting. bukannya sebaliknya mendidikan ketidakjujuran. Kalau ada guru-guru atau pembina masih menggunakan cara-cara tersebut maka harus segera disingkirkan. UPK purwojati harusnya memberikan pembinaan yang lebih baik jangan membiarkan bahkan ikut "merestui" budaya ketidakjujuran tersebut.
Kamis, 13 Maret 2014
Selasa, 11 Maret 2014
Perkemahan Pramuka LT II Kecamatan Purwojati 2014 Di Buka
SwaraPurwojati. Loma Tingkat 2 (LT II) Kecamatan Purwojati telah dibuka ranggal 10 Maret 2014 di Lapangan Desa Kalitapen Purwojati , Acara kan dilaksanakan daei tanggal 10 - 13 Maret 2014. Lombs Pramuka dilakukan di musim hujan sehingga siswa menemui lapangan yang sangat becek sehingga dikhawatirkan anak-anak akan terserang penyakit baik penyakit gatal-gatal terkena kutu air maupun sakit lainnya. Namun demikian acara cukup meriah anak-anak terlihat senang dan penuh semangat di hari pertama semoga Pramuka kali membawa kebaikan dan perbaikan bagi pendidikan anak
Selasa, 14 Januari 2014
Watak Sengkuni Bermain Di Purwojati Maka Tidak Pernah Maju Warganya
Proses penjaringan perangkat desa Purwojati masih banyak menyisakan persoalan yang ada, hal ini sudah diprediksi dar awal oleh redaksi / admin karena kami sudah hafal watak orang-orang Purwojati yang masih banyak memiliki watak Sengkuni yang menghalalkan segala cara.Keluguan Ketua P3D Purwojati dimanfaatkan oleh para Sengkuni sehingga mengalami jatuh sakit harus dirawat di Puskesmas Purwojati, itu akibat dari ego Sengkuni yang penting tercapai tujuannya tidak peduli akan mengorbankan orang lain. Itu terbukti ketika orang tua Ketua panitia P3D sedang menhadapi sakaratul maut tetapo sengaja senkuni menyuruh orang untuk agar ketua panitia untuk mengubah dan menandatangani perubahan hasil , padahal waktu itu saat malam hari bukan dalam rapat tetapi sedang menuntun orang tuanya sedang menghaapi maut, orang -orang seperti itu sengkuni yang bertambah gila.
Dari campur tangan pihak luar yang ngrecoki kerja panitia P3D dan beberapa anggota panitia yang culas sehingga kasus penjaringan menjadi bermasalah sampai saat ini. Kepala desa tidak berhak sama sekali untuk campr tangan atau sekedar melihat panitia yang bekerja tapi ada pihak tertentu yang bebas masuk dalam proses karantina dan pembuatan soal dan bahkan ikut dalamnya , hal ini sangat ironis karena begitu ada kasus yang tidak bisa terselesaikan panotoa todak bisa mengambil keputisan sendiri.
Selama watak-watak Sengkuni masih berkeliaran di pemerintaha desa-desaPurwojati dan kecamatan Purwojati maka seluruhwarganya susah mengalami kemajuan, karena orang yang watak sengkuni akan menghabisinya orang yang akan maju,
Dari campur tangan pihak luar yang ngrecoki kerja panitia P3D dan beberapa anggota panitia yang culas sehingga kasus penjaringan menjadi bermasalah sampai saat ini. Kepala desa tidak berhak sama sekali untuk campr tangan atau sekedar melihat panitia yang bekerja tapi ada pihak tertentu yang bebas masuk dalam proses karantina dan pembuatan soal dan bahkan ikut dalamnya , hal ini sangat ironis karena begitu ada kasus yang tidak bisa terselesaikan panotoa todak bisa mengambil keputisan sendiri.
Kalau benar ada pejabat pemerintahan kecamatan bsa ikut campur tapi kepala desa tidak hal ini patut dipertanyaakan maksud dan tujuannya, kalau sebagai pemantau tentunya tidak akan ikut dalam teknis penjaringan perangkat. Setelah ada kasus segera untuk dilaporkan kabupaten lalu "hak sakti"panitia dimana ?Kegamangan Kepala Desa dalam menentkan hasil juga sedikitnya ikut andil bertambah ruwetnya persoalan ini, seharusnya sekarang Kepala Desa mempunyai pendapat dan kewenangannya untuk menentukan hasil P3D.
Selama watak-watak Sengkuni masih berkeliaran di pemerintaha desa-desaPurwojati dan kecamatan Purwojati maka seluruhwarganya susah mengalami kemajuan, karena orang yang watak sengkuni akan menghabisinya orang yang akan maju,
Senin, 06 Januari 2014
Nyupang Dan Sumpah Pocong di Karangtalun Lor
Swara Purwojati. Kasus terbaru di Karangtalun Lor yaitu adanya warga yang kerasukan (katkanlah si A) sampai berbicara sendiri ketakutan (ngromyang) agar jangan dirinya menjadi tumbah oleh "C" . dan si C memang dicurigai oleh penduduk sekitar memang melakukan pesugihan , sehingga usaha konveksi bisa menghasilkan kekayaan yang tidak wajar bagi penduduk setempat.
Dengan dukungan warga keluarga si A untuk menemui si C agar mengaku telah leakukan pesugihan dengan meminta wadal tetangganya, namun keluarga si A ketika menemui C malah cuma menanyakan apakah punya peliharaan ,tentunya dengan entengya dijawab oleh si C : "ya, saya punya peliharaan ayam, kambing dan lainnya. Setelah bertanya keluarga si A meminta maaf karena telah melempari batu kerumah si C.
Setelah keluar dari rumah si C tentunya keluarga si A tersebut dicemooh oleh masyarakat setempat mau dibela malah meminta maaf bukannya memaksa si C untuk berani "Sumpah Pocong" kalau dirinya benar-benar tidak melakukan nyupang. Tentunya prosesi sumpah pocong yang gempar tidak jadi dilaksanakan karena ketidakberanian dan kepolosan keluarga si A
Dengan dukungan warga keluarga si A untuk menemui si C agar mengaku telah leakukan pesugihan dengan meminta wadal tetangganya, namun keluarga si A ketika menemui C malah cuma menanyakan apakah punya peliharaan ,tentunya dengan entengya dijawab oleh si C : "ya, saya punya peliharaan ayam, kambing dan lainnya. Setelah bertanya keluarga si A meminta maaf karena telah melempari batu kerumah si C.
Setelah keluar dari rumah si C tentunya keluarga si A tersebut dicemooh oleh masyarakat setempat mau dibela malah meminta maaf bukannya memaksa si C untuk berani "Sumpah Pocong" kalau dirinya benar-benar tidak melakukan nyupang. Tentunya prosesi sumpah pocong yang gempar tidak jadi dilaksanakan karena ketidakberanian dan kepolosan keluarga si A
Ruwetnya Persoalan P3D Purwojati Karena Banyaknya Yang Bermain
Walau pelaksanaan penjaringan perangkat desa Purwojati telah dilaksanakan namun banyak menyisakan persolalan yang tidak kunjung selesai. Hal ini disebabkan karena ketidaksiapan panitia P3D Purwojati yang dibentuk secara tergesa-gesa, sehingga berbagai aturan yang ada ditabrak. Alasan Pemerintah Desa Purwojati dan BPD Purwojati menyegerakan penjaringan perangkat sampai sekarang saja tidak punya alasan yang kuat, kalau memang yang kosong itu adalah Sekretaris Desa mungkin bisa dimaklumi haru diadakan bulan Desember 2013.
Banyaaknya orang yang bermain mengotak atik dan mempengaruhi panitia sehingga panitia melakukan hal-hal myang diluar kepatutan karena membiarkan orang-orang yang diluar kepanitiaan bisa mempengaruhi hasil keputusan panitia. Kalau memang panitia sudah menentukan seseorang pemenang kenapa masih bisa dipengaruhi untuk dirubah dan menjadi semakin ruwet persoalannya sehingga meenyisakan banyak masalah yang timbul.
Sejak awal panitia bisa tegas untuk menolak intervensi dari pihak luar baik waktu pengkoreksian dan menentukan langkah berikutnya yang tepat sehingga tidak terjadi kesemrawutan. Panitia bisa menolak intervensi Kepala Desa, Camat, atau pejabat lainnya lebih-lebih masyarakat umum yang tidak berkepentingan langsung. Kalau ada pejabat kecamatan atau desa yang ikut mengatur teknik pengkoreksian soal dan teknik kepanitiaan lainnya yang dimaskudkan untuk memenangkan seseorang maka orang tersebut bodoh atau memang bermental korup ? mari kita lihat bersama dan kita nilai orang tersebut apakh orang tersebut masih pantas di Purwojati ?
Banyaaknya orang yang bermain mengotak atik dan mempengaruhi panitia sehingga panitia melakukan hal-hal myang diluar kepatutan karena membiarkan orang-orang yang diluar kepanitiaan bisa mempengaruhi hasil keputusan panitia. Kalau memang panitia sudah menentukan seseorang pemenang kenapa masih bisa dipengaruhi untuk dirubah dan menjadi semakin ruwet persoalannya sehingga meenyisakan banyak masalah yang timbul.
Sejak awal panitia bisa tegas untuk menolak intervensi dari pihak luar baik waktu pengkoreksian dan menentukan langkah berikutnya yang tepat sehingga tidak terjadi kesemrawutan. Panitia bisa menolak intervensi Kepala Desa, Camat, atau pejabat lainnya lebih-lebih masyarakat umum yang tidak berkepentingan langsung. Kalau ada pejabat kecamatan atau desa yang ikut mengatur teknik pengkoreksian soal dan teknik kepanitiaan lainnya yang dimaskudkan untuk memenangkan seseorang maka orang tersebut bodoh atau memang bermental korup ? mari kita lihat bersama dan kita nilai orang tersebut apakh orang tersebut masih pantas di Purwojati ?
Selasa, 31 Desember 2013
Peta Panitia P3D Purwojati berubah Dan Strategipun Hancur
Swara Purwojati. Berita yang kami muat tentang " Pemilihan Panitia P3D Desa Purwojati Cacat Hukum" cukup banyak mendapat reaksi dari masyarakat Purwojati , hal ini kami ketahui dari pencari berita lepas yang terpercaya.
Banyak yang gusar dan kecewa karena strategi pemenangan calon perangkat tertentu jadi ketahuan masyarakat umum, tetapi juga lebih banyak yang senang atas dimuatnya tulisan tersebut sehingga mengetahui kualitas P3D yang terpilih.
Dengan mundurnya Ketua P3D Purwojati. karena alasan tertentu yang bukan berhubungan dengan kepanitiaan dan diikuti oleh seorang anggota lainnya maka komposisi berubah dengan diganti dan ditambahnya susunan kepanitiaan yang baru. Susunan kepanitiaan sekarang tersebut tentunya masih dipengaruhi berbagai pihak dengan bertujuan untuk memenangkan calon perangkat tertentu. Dengan rubahnya susunan panitia tersebut tentunya strategi awal seperti direncanakan menjadi bubar dan hancur tidak sesuai rencana.
Hal ini terbukri ketika adanya peserta yang dinilai mempunyai nilai sama lalu diadakan tes ulang namun tes kedua dianggap tidak ada, hal ini sangat membingungkan semua pihak karena hasil tes pertama di crossc\hek ternyata dimenangkan oleh peserta berinisial H padahal sebelumnya dimenangkan oleh P
Pada waktu tes dan pengoreksian ada yang bukan panitia atau diluar panitia bisa bergerak bebas kesana kemari dengan mengatasnamakan ketransparanan tapi mempunyai maksud dan berintrik untuk memenangkan seseorang. hal ini sangat disayangkan. Dengan adanya orang-orang tersebut maka hasil tes bisa menjadi berubah, lalu siapa menjamin bahwa hasil tes yang ditentukan sebagai pemenang itu asli ?
Banyak yang gusar dan kecewa karena strategi pemenangan calon perangkat tertentu jadi ketahuan masyarakat umum, tetapi juga lebih banyak yang senang atas dimuatnya tulisan tersebut sehingga mengetahui kualitas P3D yang terpilih.
Dengan mundurnya Ketua P3D Purwojati. karena alasan tertentu yang bukan berhubungan dengan kepanitiaan dan diikuti oleh seorang anggota lainnya maka komposisi berubah dengan diganti dan ditambahnya susunan kepanitiaan yang baru. Susunan kepanitiaan sekarang tersebut tentunya masih dipengaruhi berbagai pihak dengan bertujuan untuk memenangkan calon perangkat tertentu. Dengan rubahnya susunan panitia tersebut tentunya strategi awal seperti direncanakan menjadi bubar dan hancur tidak sesuai rencana.
Hal ini terbukri ketika adanya peserta yang dinilai mempunyai nilai sama lalu diadakan tes ulang namun tes kedua dianggap tidak ada, hal ini sangat membingungkan semua pihak karena hasil tes pertama di crossc\hek ternyata dimenangkan oleh peserta berinisial H padahal sebelumnya dimenangkan oleh P
Pada waktu tes dan pengoreksian ada yang bukan panitia atau diluar panitia bisa bergerak bebas kesana kemari dengan mengatasnamakan ketransparanan tapi mempunyai maksud dan berintrik untuk memenangkan seseorang. hal ini sangat disayangkan. Dengan adanya orang-orang tersebut maka hasil tes bisa menjadi berubah, lalu siapa menjamin bahwa hasil tes yang ditentukan sebagai pemenang itu asli ?
Kamis, 19 Desember 2013
Kepedulian Masyarakat Purwojati Terhadap Kebersihan-Ketertiban dan kelestarian Lingkungan
. Kecamatan Purwojati merupakan di daerah pedesaan yang dikelilingi oleh pegunungan dan masih mempunyai udara yang cukup segar, namun sangat disayangkan kebersihan , ketertiban, dan kelestarian lingkungan sangat rendah dan sangat memprihatinkan.
Memprihatinkan karena dari aparat pemerintahan baik dari tingkat RT , RW, Desa dan Kecamatan belum mengeluarkan kebijakan tentang tiga hal tersebut. Begitu pula kebiasaan dan watak masyarakat Purwojati sangat rendah terhadap kesadaran tentang pentingnya kebersihan, keteriban dan kelestarian lingkungan, hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga yang tidak memunyai tempat sampat sehingga sampah dibuang ke sungai dan ke saluran air sehingga sungai dan saluran air sudah banyak sampah yang sangat kotor. Warga belum menggunakan jasa kebersihan sudin kebersihan kabupaten Banyumas hanya Pasar yang sudah menggunakan jasanya sehingga sampah sangat menggaggu.
Budaya ketertiban juga masih sangat rendah aparat desabanyak sekali yang masuk kerja tidak tidak tepat waktu atau telat begituja di instansi lain. Tingginya tindak asusila yang terselubung juga persoalan yang menahun tidak pernah berkurang malah mempunyai kecenderungan meningkat, belum persoalan lainnya, seta masih didapati iklan , poster, baliho yang dipasang bukan pada tempatnya.
Pemahaman Pelestarian lingkungan juga dalam taraf memprihatinkan karena warga dengan mudah merusak alamn seperti menangkap ikan dengan portas dan lainnya tang merusak lingkungan, bahkan warga dengan mudah menebang pohon milik pemerintahan yang tentunya ada ijin tapi tidak pernah ada ijin tersebut. perburuan burung dengan menggunakan tembak, banyak hewan dan burung yang sudah punah seperti jalak, rase, burung manyar , bangau dan blekok serta lainnya. dan yang mendekati punah adalah crocokan, kutilang. tekukur, dan lainnya.
Hal ini kalau dibiarkan maka akan sangat merugikan bagi keberlangsungan dan kelestarian alam di daerah kecamatan Purwojati, Sudah seharusnya Aparat yang berwenang dan masyarakt saling menjaga dan memahami pentingan Kebersihan, ketertiban dan kelestarian alam, serta penegakkan hukum bagi pelanggarnya. berani? (ach)
Memprihatinkan karena dari aparat pemerintahan baik dari tingkat RT , RW, Desa dan Kecamatan belum mengeluarkan kebijakan tentang tiga hal tersebut. Begitu pula kebiasaan dan watak masyarakat Purwojati sangat rendah terhadap kesadaran tentang pentingnya kebersihan, keteriban dan kelestarian lingkungan, hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga yang tidak memunyai tempat sampat sehingga sampah dibuang ke sungai dan ke saluran air sehingga sungai dan saluran air sudah banyak sampah yang sangat kotor. Warga belum menggunakan jasa kebersihan sudin kebersihan kabupaten Banyumas hanya Pasar yang sudah menggunakan jasanya sehingga sampah sangat menggaggu.
Budaya ketertiban juga masih sangat rendah aparat desabanyak sekali yang masuk kerja tidak tidak tepat waktu atau telat begituja di instansi lain. Tingginya tindak asusila yang terselubung juga persoalan yang menahun tidak pernah berkurang malah mempunyai kecenderungan meningkat, belum persoalan lainnya, seta masih didapati iklan , poster, baliho yang dipasang bukan pada tempatnya.
Pemahaman Pelestarian lingkungan juga dalam taraf memprihatinkan karena warga dengan mudah merusak alamn seperti menangkap ikan dengan portas dan lainnya tang merusak lingkungan, bahkan warga dengan mudah menebang pohon milik pemerintahan yang tentunya ada ijin tapi tidak pernah ada ijin tersebut. perburuan burung dengan menggunakan tembak, banyak hewan dan burung yang sudah punah seperti jalak, rase, burung manyar , bangau dan blekok serta lainnya. dan yang mendekati punah adalah crocokan, kutilang. tekukur, dan lainnya.
Hal ini kalau dibiarkan maka akan sangat merugikan bagi keberlangsungan dan kelestarian alam di daerah kecamatan Purwojati, Sudah seharusnya Aparat yang berwenang dan masyarakt saling menjaga dan memahami pentingan Kebersihan, ketertiban dan kelestarian alam, serta penegakkan hukum bagi pelanggarnya. berani? (ach)
Langganan:
Postingan (Atom)

