Rabu, 11 Februari 2015

ATM BRI Purwojati

Dalam beberapa tahun ini BRI meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan ATM. Masyarakat sangat terbantu sekali dengan adanya ATM tersebut sehingga pengambilan uang cash dapat dilakukan kapan saja. BRI sebagai bank rakyat yang tersebar diseluruh pelosok nusantara tentunya nasabahnya adalah masyarakat pedesaan yang belum melek teknologi secara keseluruhan. Sehingga banyak masyarakat khususnya Purwojati masih mengalami kesulitan dalam pengambilan uang.

Namun menurut kami ada catatan yang harus diperhatikan bagi Pimpinan dan Karyawan BRI Purwojati. BRI dalam mensosialisasikan penggunaan ATM sangat memaksa, kenapa demikian ? kami ( bukan seorang)  sudah memiliki ATM satu rekening BRI yang satunya sengaja tidak akan memakai rekening selamanya ( diniaykan untuk tabungan jangka panjang) tetapi setiap pengambilan dengan buku disuruh dengan raut muka yang kurang menyenangkan bagi nasabah.

Disampiung itu, setiap awal bulan pengambilan uang sangat banyak tetapi selalu tidak diantisipasi atau diprogramkan bahwa selalu kekurangan uang cash. ATM sering ditutup namun anehnya pengambilan lewat buku masih dikenakan administrasi padahal kesalahan dalam pelayanan BRI sendiri. Hal ini sangta mengecawakan Nasabah.

Kami sedang persiapan untuk mmelakukan penelitian dan Survey mengenai pelayan BRI Purwojati. hasilnya kami belum tahun baik atau memuaskan secara keseluruhan berdasarkan angka-angka yang berbicara. Pelayan BRI harus ada yang mengawasi yaitu masyarakat sendiri

Anggaran BPD Disalahtafsirkan Pemerintah Desa

Dengan berlakunya Undang-Undang nomor Undang-undang nomor 14 tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 2005 tentang Desa serta berdasarkan juknis perbup nomor 80 tahun 2014. Pemerintah Desa banyak salah tafsir tentang pelaksanaan anggaran desa. Berdasarkan Peraturan Pemerintah tentasng Desa bahwa anggaran Penghasilan Tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa yang diatur pada pasaltersendiri sedangkan bengkok sebagai tambahan penghasilan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa. 

Peraturab Bupati Banyumas yang sudah dua kali dikeluarkan hanya membuat tambah bingung pemerintah desa dalam menyususn anggran. karena bertambah bias. Bagian Hukum Pemda banyumas juga tidak tegadalam menafsirkan atau membuat keputusan kebijakan dalam penyusunan anggaran tersebut.
Ada pemerintah desa yang beranggapan bahwa Tamsil tetap dari dana ADD dan ditambah bengkok yang sudah berlaku. Ada yang menafsirkan Kepala Desa dan Sekdes / Carik PNS dapat bengkok sesuai aturan untuk mereka. Serta ada penafsiran lainnya.

Menurut kami SILTAP bagi Kepala Desa dan Perangkat sudah jelas dan penghasilan dari tambahan berupa bengkok (tidak membeli) disesuaikan kemampuan desa masing-masing dan kesepakatan pemerintah Desa dan BPD. Disamping itu Kepala Desa dan Perangkat Desa masih berhak mendapat Penghasilan Tambahan lain.

Yang lebih memprihatinkan lagi anggaran untuk BPD, sangat tidak manusiawi, Pemerintah Desa beranggapan bahwa Tunjangan BPD itu masuk dalam pembagian SILTAP Kepala desa dan Perangkat padahal pembagian lain ( Misalnya desa yang memiliki prosesntase anngaran Siltap 30:70) maka BPD masuk dalam anggaran yang 70 % dari Anngaran RAPBDes bukan anggaran Dana Desa (ADD)

Maka Bagi Pemerintah Desa harusnya memberikan anggaran untuk BPD berdasarkan perhitungan sebagai berikut BPD memperoleh anggaran:
A. Honor ( diambil dari APBDes makro/keseluruhan)
B. Tunjangan dari dana ADD
C. Tunjangan lain (dari dana ADD)
D. Tunjangan operasional lainnya termasuk diklat dari ADD dan APBDes makro)

Pemerintah Desa jangan membodohi BPD tentang anggaran lebih-lebih BPD itu mendapat SK bukan kepala desa tetapi dai Bupati. lain dengan lembaga lainnya seperti LKMD, PKK dan lainnya yang hanya memakai SK Kepala Desa.

Kamis, 09 Oktober 2014

Selamat Datang Bu Gubernur Jawa Tengah Ibu Ganjar Pranowo Di Purwojati

Selamat datang buat Istri Gubernur Jawa Tengah Bu Ganjar Pranowo di Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas khususnya di Desa Karangtalun Kidul. Bu Ganjar dalam rangka ikut rombongan Tim Penilai lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ikut dalam rombongan ini juga Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein.

Dalam persiapan mengikuti lomba ini, Masyarakat setempat membiasakan hidup bersih dan sehat disekitar lingkungan rumah tangga maupun di sekolah atau madrasah. Di sekolah-sekolah dibudayakan perilaku sehat dengan membiasakan gerakan cuci tangan bersama setiap minggunya.

Kami ucapkan "SELAMAT DATANG BU GANJAR PRANOWO BERSAMA ROMBONGAN" Di Kecamatan Purwojati semoga Bu gebernur dan rombongan membantu dan mempermudah pembangunan di kecamatan Purwojati. Dimana Kecamatan Purwojati dimasukan kedalam kecamatan tertinggal sehingga perlu mendapat perhatian khusus.


Rabu, 23 Juli 2014

Purwojati Basis Merah Apakah Periode Sekarang akan Lebih Maju ?

Kecamatan Purwojati adalah salah satu kecamatan Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah, dari dahulu jaman kemerdekaan Purwojati adalah basis Merah maksudnya adalah basis PNI dan sekarang PDIP, Sehingga hampir tiap pemilu baik bupati, legislatif , gubernur maupun presiden akan memperoleh suara masyoritas.

Kita hari kemarin Selasa, 22 Juli 2014 telah memiliki Presiden Baru dari nomor capres nomor urut 2, yang juga adalah dari PDIP, sebelumnya juga ada Gubernur Ganjar Pranowo dan Bupatin Banyumas Juga semua dari PDIP, termasuk bapak camat dari ucapannya dan seluruh Kepala desa juga akur medukung PDIP semoga keinginan masyarakat Purwojati terpenuhi yaitu mudah memperoleh pekerjaan, pupuk dan sembako murah, layanan kesehatan mudah, serta biaya pendidikan juga mudah.

Kalau Kecamatan Purwojati tidak megalami peningkatan yang sangat menonjol berarti ada kesalahan, apa di Kades2nya , camatanya, bupatinya, gubernurnya atau presidennya nanti ATAU bahkan orang-orang Purwojati yang bodoh dari dahulu hanya dimanfaatkan suaranya tapi rakyatnta tidak diperhatikan.

Para tokoh politik baik tingkat desa, kecamatan kabupaten, propinsi, bahkan nasional yang sudah pernah datang dan janji di kecamatan Purwojati BUKTIKAN JANJI KALIAN, sekarang dari tingkat kades, camat, Bupati, Gubernur, dan Presiden adalah dari PDIP maka hrusnya rakyat Purwojati harus jauh lebih makmur , jangan khianati rakyat. KARENA TIDAK HALANGAN BIROKRASI LAGI KARENA SEMUA DARI PDIP jadi Purwojati harus sejahtera dan maju masyarakatnya, serta baik infrastrukturnya.

Untuk rakyat Purwojati jangan Bodoh bin Goblok kalau dalam 5 tahun ini mereka tidak bisa buktikan janji mereka maka kita jangan pilih lagi mereka karena hanya memikirkan perut mereka sendiri hanya pentingkan golongan mereka . tapi kalu mereka benar-benar memikirkan rakyat Purwojati maka kita harus dukung mereka.


Jumat, 09 Mei 2014

Peringatan HUT SMKN Purwojati

Swara Purwojati. SMKN Purwojati memasuki usia ke 5 , maka untuk memperingati HUT SMKN Purwojati, pihak sekolah akan merayakannya dengan diisi berbagai kegiatan salah satunya adalah Gerak Jalan Sehat buat umum. Para siswa SMKN sudah mengunjungi sekolah-sekolah baik itu tingkat SD/MI, SMP/MT atau SLTA guna menyebar karcis Pendaftaran gerak jalan sehat. Lomba jalan sehat ini ada door prize hadiah yang menarik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Acara ini sebetulnya sangat baik bagi sekolahan SMKN sendiri karena bisa untuk sosialisasi atau ta`aruf kepada masyarakat tentang kualitas sekolah SMKN,, disamping itu bermanfaat bagi masyarakat bagi yang ingin mengetahui situasi dan kondisi SMKN serta dapat membuat gembira bagi masyarakat.

Ada catatan kecil mungkin contoh hanya kecil saja tidak semua guru dan tenaga kependidikan SMKN Purwojati yaitu karcis yang disebar diperjualbelikan ke masyarakat itu semuanya ikut dikocok atau hanya akal-akalan bagi para guru , karena dari kejadian tahun lalu ada guru / tenaga kependidikan memegang karcis sangat banyak apakah dia itu beli atau tidak kami gak tahu tapi waktu diundi mendapat hadiah yang cukup lumayan. kalau ada trik dan permainan kaya begitu sangat disayangkan. semoga memang guru yang kami lihat itu memang beli dan diundi bersama - sama yang punya masyarakat dan beruntung mendapat hadiah.

Selamat HUT SMKN Purwojati semoga bertambah maju dan berkualitas serta berkuantitas.

Senin, 14 April 2014

Hasil Penghitungan Pemilu Legislatif Kecamatan Purwojati

PPP Purwojati telah melakukan penghitungan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu Legislatif tahun 2014. Penghitungan dihadiri oleh Panwa Purwojati , KPPS, dan saksi dari Partai peserta pemilu.
Proses rekapitulsi berjalan dengan lancar tidak ada kendala walau harus ada data yang perlu dicheck dan recheck seperti daftar hadir pemilih sekecamatan Purwojati yang perlu dilihat dengan cermat.

Pemilu kali lebih baik dari pada pemilu legislatif yang lalu, dimana dahulu pernah mengalami ada kasus yang cukup menyita perhatian bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Puskesmas Purwojati Akan Dibangun Dan Ditingkatkan Mutunya

Rapat sosialisasi pelepasan tanah desa Purwojati untuk untuk Puskesmas Purwojati telah diadakan hari ini tanggal 14 Apri 2014 mulai jam 20.00 s.d. 22.15 WIB Rapat pada hari membahas dan mensosialisasikan proses dan dasar  hukum serta maksud dan tujuan pengalihan hak tanah banda desa ke Pemerintah daerah Banyumas khususnya Dinas Kesehatan Banyumas.

Rapat yang dihadiri oleh Camat Purwojati , Kepala Desa Purwojati, Seluruh Anggota BPD, LPMD, Pengurus RW dan RT desa Purwojati dan Perangkat Purwojati serta dihadiri dari Tim Kabupaten Banyumas yang terdiri dari :

  1. Bagian Pemerintahan Kab Banyumas
  2. Bagian Hukum Banyumas
  3. Bapeda Banyumas
  4. Dinas Kesehatan Banyumas
  5. Inspektorat
Hal - hal yang disampaiakan dalam rapat ini :
  1. Kebutuhan peningakatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat
  2. Persetujuan pengalihan hak tanag desa ke Pemda
  3. Proses pengalihan hak
  4. Nilai ganti rugi yang ditentukan oleh Tim Penilai Independen.
  5. Uang ganti rugi dimasukan kedalam kas desa dan untuk dibelikan tanah yang senialai dengan tanah tersebut
  6. Dana Pembangunan dan peningkatan pelayanan Puskesmas Purwojati sebesar 2,5 Milyar 
Dalamrapat hari ini diputuskan masyarakat menyetujui proses pengalihan hak tanah desa ke pemda Banyumas untuk pembangunan Puskesmas Purwojati